Rukun puasa
Rukun berarti bagian dari pemujaan atau tindakan yang, jika tidak dilakukan, ibadah atau tindakan tidak akan berlaku.

Rukun puasa

Sedangkan kondisinya bukan bagian dari aliran sesat atau tindakan. Namun, keduanya (harmoni dan kondisi) adalah penentu validitas kultus atau tindakan.

Saat bekerja dengan perut kosong, perhatian harus diberikan pada pilar dan persyaratan puasa. Jika pilar puasa ditinggalkan, puasa tidak sah.

Rukun Puasa dan Niatnya

intención
aduh
Di bawah ini adalah penjelasan dari masing-masing pilar puasa.

Pilar cepat pertama: niat
Pilar pertama puasa adalah niat.

Utusan Allah berkata:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

artinya:

“Faktanya, fakta disertai dengan niat dan setiap kasus tergantung pada niat …” (Muttafaq laay alayhi).

Hadits sebelumnya adalah dasar bahwa segala sesuatu harus disertai dengan niat. Lebih khusus lagi, semua pekerjaan dan ibadah harus disertai dengan niat. Semuanya tergantung niat.

Dari sini, kesimpulan bahwa niat termasuk dalam pilar berbagai aliran sesat, salah satunya puasa. Niat saat puasa adalah pilar puasa yang, jika ditinggalkan, puasa menjadi tidak valid.

Pada dasarnya, niatnya adalah sengaja untuk melakukan tindakan atau ibadah untuk mematuhi dan mematuhi perintah-perintah Allah dengan harapan keridhoan-Nya.

Niat adalah tindakan hati dan tempat itu di dalam hati, beberapa sarjana menyarankan bahwa niat harus diucapkan (diucapkan).

Demikian juga dengan niat untuk berpuasa. Niat untuk berpuasa ada di hati. Namun, untuk menekankan dan menekankan niat yang ada di hati, beberapa sarjana menyarankan agar niat itu diucapkan sehingga menjadi jelas dan hati lebih fokus pada niat untuk berpuasa.

Dengarkan dan baca juga: Doa Iftar

Berikut ini adalah pengucapan niat puasa Ramadhan, yang merupakan puasa wajib bagi umat Islam.

Niat puasa Ramadhan
Intent-cepat Ramadan

Bacaan niat puasa untuk Ramadhan Arab
Daftar Pustaka

Niat puasa Ramadhan Latin
“Nawaitu shauma ghadin” ada fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aala “

Makna niat puasa Ramadhan
“Saya bermaksud untuk berpuasa besok untuk memenuhi kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala”.

Sebagai niat yang harus diketahui, tidak ada proposal untuk melafalkan niat puasa karena niat seperti itu ada di hati. Bertindak niat hanyalah penegasan, itu bukan sesuatu yang harmonis karena apa yang harmonis adalah niat itu sendiri.

Niat harus dibuat. Sementara itu, niat untuk berpuasa diwujudkan malam sebelum fajar Sadiq, atau masuk saat fajar. Niat puasa bisa dilakukan di awal malam, tengah malam dan larut malam. Yang penting adalah sebelum masuk saat subuh.

Utusan Allah berkata:

مَنْ لَمْ يَجْمَعِ الصِّيَامَ قَبْلَ اْلفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

artinya:

“Siapa pun yang tidak memiliki niat untuk berpuasa sebelum fajar, puasanya tidak sah.” (HR Ahmad, dianggap sah oleh Ibnu Khuzaiman dan Ibn Hibbab)

Argumen sebelumnya menyatakan bahwa niat untuk berpuasa harus dibuat. Sementara itu, jika Anda berpuasa tanpa niat, puasa tidak valid. Karena itu, niat puasa harus dilakukan pada malam hari, yaitu sebelum subuh.

Menurut prinsip-prinsip fiqh, para ulama merumuskan bahwa niat itu dilakukan bersamaan dengan dugaan pemujaan. Seperti niat doa, niat itu diambil ketika takbiratulihram adalah pilar doa pertama.

Tindakan yang dilakukan sebelum takbiratulihram tidak termasuk doa. Di akhir takbir, ini adalah awal dari kalimat. Pada saat takbiratulihram niat ini diambil.

Begitu pula dengan wudhu. Pilar wudhu pertama adalah mencuci muka. Beberapa hal yang dilakukan sebelum mencuci muka tidak termasuk dalam pilar wudhu.

Karena itu, jika orang tersebut belum mencuci wajahnya, wudhu tidak dilakukan bahkan jika Sunnah (pembersihan kedua telapak tangan, intinsyaq, istinsar, dll.) Dilakukan. Jadi ketika Anda mencuci muka, inilah niat untuk melakukannya.

Namun, awal puasa dilakukan saat fajar dan sulit diketahui. Fajar yang diterbitkan tidak dapat diprediksi secara akurat dan tidak diketahui dengan pasti. Karena itu, niat puasa tidak bersamaan dengan puasa, tetapi di muka.

Niat puasa dilakukan pada malam hari karena sangat sulit untuk menyimpulkan niat puasa dengan puasa seseorang.

Sumber : https://suhupendidikan.com