Cara menanam bunga aster sebenarnya tidak rumit. Dengan kesabaran dan metode yang dijelaskan, Anda memiliki peluang besar untuk mendapatkan bunga aster yang indah dari hasil perkebunan Anda.

Dalam artikel ini, kita belajar cara menanam bunga aster dan cara merawatnya. Bunga-bunga dari keluarga Asteraceaceae juga dikenal sebagai aster atau seruni dan masih milik keluarga yang sama dari bunga matahari.

Bunga ini umumnya sejenis tanaman herba atau herba, tetapi ada pula yang berbentuk semak, tanaman merambat, atau pohon. Bunga ini terlihat bagus saat berbunga karena memiliki mahkota bunga berwarna-warni yang menakjubkan dengan jumlah mahkota yang cukup besar. Selain itu, telah ditunjukkan bahwa bunga aster memiliki banyak keuntungan dalam kehidupan manusia.

Untuk mendapatkan bunga aster yang cantik, metode menabur dan perawatan yang tepat diperlukan. Tahukah Anda cara menanam dan merawat aster yang tepat? Di bawah ini adalah informasi tentang cara menanam dan merawat aster yang pantas untuk dicoba. Toko Bunga Lampung

bunga aster

Berikut adalah Langkah-Langkahnya:

1. Media Tanam Bunga Aster

Mirip dengan menanam tanaman pada umumnya, tanah yang tumbuh ini membutuhkan 1: 1: 1 tanah, nampan dan bubur jika Anda malas menyiapkan media budidaya ini, terutama jika Anda jijik dengan bubur, datang saja ke toko pertanian. Ada banyak peluang penjualan dalam bentuk kompos atau agen khusus untuk bunga pot. Tidak harus rumit dan dapat digunakan segera.

2. Persiapan Pembibitan Bisa Melalui Benih atau Memperbanyak Tunas

Anda dapat dengan mudah mendapatkan biji daisy di toko-toko pertanian atau toko online yang menjual berbagai jenis biji. Jangan menggunakan benih segera setelah menerimanya, karena benih tersebut harus ditaburkan di tanah pembibitan dari tanah, sekam dan pupuk cair dalam perbandingan 1: 1: 1. Media pembibitan juga dapat dibuat dari campuran tanah dengan pasir atau kompos halus dengan perbandingan 1: 1: 1.

Setelah menabur benih, biji bunga aster ditutup lagi dengan media pembibitan, tetapi tidak tertutup terlalu rapat. Langkah selanjutnya adalah menyiram secara teratur agar media tetap lembab.

Jika biji bunga aster ditanam dengan setidaknya 3-5 daun, biji aster harus diletakkan di tanah yang tumbuh secara permanen seperti pot bunga atau kantong plastik. Selain media pembibitan, ada jenis pembiakan lain, yaitu perbanyakan bibit dengan tunas. Sebelumnya, Anda harus memilih tunas dari aster yang berusia setidaknya 6 bulan. Metode ini cukup sederhana, karena setelah menumbuhkan pohon muda dimungkinkan untuk segera memindahkannya pada dukungan yang terus tumbuh.

3. Proses Penanaman Bunga Aster

Pertumbuhan bunga aster membutuhkan luas yang cukup besar untuk menghasilkan tunas. Itu sebabnya Anda membutuhkan wadah besar untuk menanam benih ini. Hopper benih harus berisi tanah, kulit, pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1: 1: 1 sehingga biji daisy mekar.

Selanjutnya, tanam aster dengan tegak agar akarnya tidak rusak dan mudah menyebar. Dan letakkan di tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari sehingga biji tidak cepat kering. Tetapi setelah tumbuh subur dan dapat beradaptasi, Anda dapat memindahkannya ke tempat yang terkena sinar matahari langsung untuk fotosintesis tanaman.

Anda harus menaburnya di pagi atau sore hari agar tidak ada sinar matahari, agar tanaman tidak cepat layu. Anda bisa menyemprotkan furadan pada aster untuk mencegah hal ini.

4. Proses Pemeliharaan Bunga Aster

Merawat aster cukup mudah, di mana hanya gulma, Anda menyirami dan membuahi secara teratur.

Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk cair, kompos atau pupuk NPK dalam dosis 5 gram atau sendok per wadah penabur.

Anda harus rajin memotong kuncup aster sepanjang 2-3 cm untuk menumbuhkan cabang yang subur. Jika Anda pemangkasan yang malas, jangan heran jika bunga aster Anda terus tumbuh atau menyebar seperti tanaman singkong.

5. Proses Penyiraman

Anda bisa menyirami aster dewasa dua kali sehari. Hanya pada jam 9:00 pagi dan 3:00 malam. Jangan pernah menyiram di siang hari karena hal ini dapat mengganggu fotosintesis bunga aster. Oleh karena itu tanaman kekurangan gizi.

6. Cara Menjaga Kelembaban Media Tanam

Saat menyirami bunga aster, pastikan untuk menyiram cukup, tidak terlalu banyak, atau bahkan terlalu sedikit. Karena aster ini suka tumbuh di daerah yang lembab dan sangat sensitif terhadap kadar air dalam tanah. Jika aster kekurangan air, aster jatuh dengan mudah dan kehilangan nutrisi karena pembentukan cabang.

7. Proses Pembungaan

Aster tidak tahu periode berbunga, karena ketika mereka memasuki fase fisiologis mereka, aster mekar sendiri.

Baca Juga: